BARA SEMANGAT PERUBAHAN KARTINI MELALUI INOVASI OLAHAN KUE DI BATU SOPANG

Semangat Kartini tak pernah padam, ia ada dan berlipat ganda. Kartini berjuang bukan dengan fisik tapi melalui gagasan-gagasan intelektual yang membawa perubahan besar untuk perempuan Indonesia. Ibu Kartini melakukan perjuangan dan perubahan untuk mencapai kemerdekaan di masa penjajahan, pun perayaan Hari Kartini hari ini dapat diselebrasikan dengan mencontoh semangat dan kemandiriannya untuk mengubah nasib dan memajukan diri atau kaum untuk kemajuan bangsa.

Biasanya, penghalang bagi perempuan itu kadang justru datang dari dirinya sendiri, misalnya tidak punya cita-cita tinggi, atau merasa takut gagal, atau bahkan merasa tidak mampu.

Namun, paradigma ini ditolak mentah-mentah oleh para kartini masa kini di Kabupaten Paser. Ibu-ibu UKM makanan mitra LPB Pama Daya Taka mungkin adalah salah satu contoh nyata dari suksesi semangat dan jiwa Kartini. Mereka terus melakukan perubahan dan tidak memadamkan semangat belajar meski dengan keterbatasan akses dan informasi yang belum bisa dibandingkan layak ketika dibandingkan dengan kota besar. Ibu-ibu pelaku UKM di bidang makanan terus memajukan usahanya melalui program-program pelatihan dan pendampingan bersama LPB Pama Daya Taka.

Setelah sukses menginspirasi UKM bidang makanan dengan Pelatihan Olahan Pisang di bulan Maret 2018 lalu, kami dari LPB Pama Daya Taka menjaga geliat kobaran semangat kartini-kartini kami dengan mengadakan Pelatihan Inovasi Olahan Kue yang diadakan bertepatan dengan Hari Kartini pada tanggal 21 April 2018 kemarin. Inovasi olahan kami pilih untuk menjadi tema pelatihan kali ini, karena sebagian besar dari UKM makanan mitra kami berkonsentrasi pada olahan basah seperti jajanan pasar, makanan katering, aneka kue dan cookies. Namun, team LPB Pama Daya Taka menemukan bahwa rata-rata UKM Makanan belum mempunyai produk unggulan yang dapat dijadikan nilai lebih guna meningkatkan daya saing di pasar yang lebih global. Produk-produk olahan yang kami dapati hampir seragam dengan jenis atau varian yang sama; misalnya ketika kami mengambil sample dari olahan kue bolu gulung, rata-rata varian hanya berfokus pada rasa atau jenis isian selai. Mengangkat dari fenomena keragaman produk yang cukup massive ini, LPB Pama Daya Taka melakukan inisiatif untuk memberikan insight dalam diversifikasi produk bagi UKM melalui inovasi olahan kue.

Pelatihan Inovasi Olahan Kue untuk UKM Makanan diadakan di pendopo demplot LPB Pama Daya Taka dengan menghadirkan narasumber Ibu Rina Ahdalina selaku founder sekaligus owner dari Karina Cake dan Almond Baking House serta Ketua dari Natural Cooking Club yang berbasis di Balikpapan. Karina Cake dan Almond Baking House milik Ibu Karina sendiri telah menembus pasar retail dan melakukan supply olahan kue di Transmart Balikpapan. Beliau juga aktif sebagai pembicara dalam seminar atau pelatihan olahan kue di Kalmantan dan Jakarta. Mengetahui informasi tersebut team LPB Pama Daya Taka mencoba menggandeng Ibu Rina untuk menjaadi narasumber di pelatihan inovasi olahan kue dan disambut hangat dengan kesediaan beliau untuk bersama UKM Makanan mitra LPB Pama Daya Taka untuk membagi pengalaman dan menggelorakan semangat perubahan melalui inovasi olahan kue.

Terpancar hangat sambutan oleh ibu-ibu pelaku UKM Makanan mitra LPB Pama Daya Taka dengan antusiasme yang cukup riuh, terlihat dari wajah-wajah baru peserta yang hadir dan bermaksud bergabung dalam mitra LPB. Meski berjalan dengan sedikit dramatis awalnya dengan adanya insiden hujan lebat dan jalan yang terhalang kendaraan berat menutupi jalan, hal ini idak menyurutkan niat dan semangat para pelaku UKM untuk hadir dan menimba katangkasan baru.

Pagi itu, Sabtu 21 April 2018; kami team LPB Pama Daya Taka cukup dikejutkan oleh kabar akses yang tertutup karena kecelakaan truk lowboy yang menghalangi jalur utama dari Batu Kajang atau lokasi tinggal para UKM Makanan dengan lokasi pelatihan diadakan di pendopo LPB Pama Daya Taka. Ditambah lagi hujan deras yang mengguyur sedari pagi  dan antrian panjang kemacetan yang kami saksikan sendiri cukup membuat kami hampir pasrah pada keadaan, karena tentu saja peristiwa ini akan mengurungkan niat peserta untuk hadir atau paling tidak begitu yang terpikirkan oleh kami team LPB Pama Daya Taka. Namun, optimisme kami kembali membara seiring mendengar kabar bahwa beberapa UKM peserta pelatihan sampai mau-maunya menembus rintangan itu dengan dibantu pihak kepolisian dan dinas perhubungan yang sedang menangani evakuasi kecelakaan. Tak habis kami bersyukur dan kembali menggelorakan semangat di hari peringatan perjuangan Ibu Kartini untuk menggelorakan perubahan tatkala satu persatu peserta datang, meskipun dengan keadaan basah kuyup dan kedinginan awalnya. Keadaan yang cukup tidak mendukung itu tidak mematahkan semangat perubahan dari kartini-kartini masa kini ini, mereka tetap datang dengan sekantung besar keinginan untuk maju, tanpa peduli halangan dan rintangan yang ada.

Acara berlangsung cukup riuh seperti biasanya, bahkan sampai membuat lupa akan insiden tadi pagi. Dengan antusias peserta mengikuti jalannya pelatihan. Meskipun dengan mengganti baju yang basah kuyup dengan mukena atau sarung, mereka tidak peduli dan tetap mengikuti proses demi proses pelatihan guna menyampaikan gagasan-gagasan baru yang nantinya akan diterapkan pada usaha olahan makanan mereka masing-masing. Mulai dari penyampaian sharing inovasi pembuatan cookies dari Karina Cake sampai dengan bagaimana mengolah bolu gulung dengan motif batik atau motif adat kalimantan dikupas tuntas sampai habis bersama Ibu Rina. Euforia Akhir pekan itu tercurah dengan jejalan riuh semangat peserta yang serius mengikuti materi smapai dengan praktek pembuatan olahan kue.

Tanpa bisa berkata lagi, kami team LPB Pama Daya Taka cukup kesulitan untuk memilih kata yang tepat untuk para peserta pelatihan, karena bagi kami terima kasih sudah tidak cukup untuk mewakili apresiasi untuk kartini-kartini UKM mitra LPB di Batu Sopang ini. Senyum-senyum hangat itu telah lunas membayar rasa lelah kami dan menumbuhkan harapan dan keinginan yang makin berlipat ganda untuk mendampingi UKM mitra binaan LPB Pama Daya Taka untuk terus maju merubah keadaan. Dengan semangat perubahan Kartini dan #hebatnyaUMKM kami ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak-pihak yang mendukung berjalannya Pelatihan Inovasi Olahan Kue dan tidak habis harap kami untuk dapat tumbuh bersama UMKM menggapai impian dan cita yang diinginkan.

Muchas gracias,

LPB Pama Daya Taka.

 

 

By |2018-05-02T03:23:01+07:002 Mei 2018|

About the Author: