Tim Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Daya Taka telah melaksanakan kegiatan pertemuan rutin UMKM sektor kuliner di Desa Samurangau pada hari Kamis 30 Januari 2025. Pertemuan rutin ini diikuti sebanyak 6 UMKM yang bergerak disektor kuliner dengan varian produk seperti kue basah, kue kering, bahkan nasi box. Tujuan dari pertemuan rutin ini adalah untuk menjalin tali silaturahmi yang lebih erat serta mengetahui kondisi update dan aktual kondisi bisnis yang dijalankan oleh UMKM binaan.
Pertemuan rutin ini diawali dengan mengupdate kondisi aktual bisnis yang dijalankan oleh UMKM. Beberapa UMKM sudah menjalankan usahanya secara berkelanjutan, hal ini dapat dilihat dari UMKM yang secara konsisten menerima pesanan dari konsumen. Mayoritas konsumen UMKM Desa Samurangau adalah masyarakt sekitar, pemerintah, dan dari pihak perusahaan. Konsistennya pesanan dari konsumen tersebut tidak lepas dari kemampuan UMKM dalam memenuhi pesanan maksimal, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Namun beberapa UMKM di Desa Samurangau juga mengalami hambatan dalam menjalankan usahanya dengan berbagai alasan seperti kesibukan sehari-hari, kurangnya daya promosi, masih ada rasa tidak percaya diri untuk berjualan, dan faktor lainnya.
LPB memiliki peran untuk membantu mencarikan solusi atas permasalahan yang dialami UMKM dalam menjalankan bisnisnya. Salah satu solusinya adalah dengan meningkatkan kompetensi UMKM dalam menjalankan bisnis. Tim LPB mensosialisaikan beberapa program pelatihan dan pendampingan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Harapan dari program pembinaan tersebut adalah agar UMKM dapat meningkatkan kompetensinya, sehingga hambatan dalam mengembangkan usahanya dapat diatasi serta menjaga konsistensi segala aspek dalam berwirausaha.
Beberapa program yang akan dilaksanakan adalah program Pelatihan Basic Mentality yang bertujuan untuk menumbuhkan mental tangguh dalam dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam menjalankan usaha agar tidak mudah menyerah ketika bisnis yang dijalankan dalam fase yang kurang menguntungkan. Program pembinaan selanjutnya adalah Pelatihan dan Pendampingan Sertifikasi Halal yang bertujuan untuk memberikan pemahaman akan pentingnya sertifikasi halal pada produk UMKM dan cara mengajukan sertifikat halal, serta beberapa program sektor kuliner lainnya.
Program pembinaan tersebut merupakan salah satu upaya dan jawaban terhadap bisnis UMKM yang mengalami stagnan. Namun tetap UMKM yang mengambil peran besar apakah bisnis yang dijalankan ingin dikembangkan dengan baik atau justru sebaliknya. LPB mengambil peran untuk mendorong UMKM untuk tumbuh dan berkembang dengan beberbagai Tools yang dimiliki. Harapan dari pertemuan rutin ini adalah agar UMKM sektor kuliner di Desa Samurangau memperoleh insight baru dalam menjalankan usaha serta tumbuhnya keinginan untuk terus mengembangkan usaha dengan dukungan penuh dari LPB Pama Daya Taka.
