PT Pamapersada Nusantara, melalui Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Daya Taka, berperan sebagai mitra dalam kegiatan Samurangau Mini Expo yang diselenggarakan pada Kamis, 7 November 2024, di Samurangau Ecopark, Desa Samurangau, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Acara ini juga menjadi bagian dari orientasi lapangan dan kunjungan staff ahli se-Kalimantan Timur yang diselenggarakan oleh PT Kideco.
Sebagai bagian dari program PT Pamapersada Nusantara, LPB Pama Daya Taka berfokus pada pembinaan UMKM melalui empat pilar program, salah satunya fasilitasi pemasaran. Mini Expo yang berlangsung di Samurangau Ecopark ini bukan hanya sekadar ajang pameran produk, tetapi juga langkah nyata dalam memperkenalkan produk UMKM binaan yang telah dikembangkan sejak 2013.
Produk-produk tersebut tidak hanya menunjukkan kualitas terstandarisasi, tetapi juga memiliki daya tarik melalui kemasan yang menarik dan dilengkapi dengan perizinan resmi, seperti izin produk halal dan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga). Ini menjadi contoh konkret dari komitmen PT Pamapersada dalam membantu UMKM untuk naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Acara ini dibuka Bapak Arif Kayanto, Direktur Legal & Corporate Affairs Pt. Kideco Jaya Agung serta sambutan dari Arif Frananta Filisifus Sembiring, SIP, Staff Ahli Gubernur Kalimantan Timur Bidang I (Politik, Hukum, dan Keamanan), yang menekankan pentingnya penguatan kerja sama antara sektor swasta dan UMKM lokal untuk menciptakan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Dalam sambutannya, Bapak Sembiring mengungkapkan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu cara untuk memperkuat perekonomian daerah, karena UMKM merupakan pilar utama dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Dengan mendukung UMKM, kita dapat menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Arif Frananta Filisifus Sembiring.
Sambutan ini menggambarkan esensi dari program fasilitasi pemasaran yang dijalankan oleh PT Pamapersada Nusantara melalui LPB Pama Daya Taka, yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga pada pengembangan ekonomi lokal. Dalam konteks ini, UMKM diberikan akses untuk memperluas jaringan pasar dan meningkatkan daya saing, yang pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan kunjungan Arif Frananta Filisifus Sembiring dan beberapa staff ahli lainnya ke stand PT Pamapersada Nusantara. Mereka mengapresiasi berbagai produk UMKM binaan LPB Pama Daya Taka yang telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam kualitas dan keberlanjutan usaha. Produk yang dipamerkan dalam acara tersebut adalah hasil dari pendampingan intensif yang diberikan sejak tahun 2013, mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan produksi, pemasaran, hingga keuangan. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan produk lokal, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk bertemu langsung dengan calon konsumen, mitra bisnis potensial, serta para ahli yang dapat memberikan masukan berharga. Di sinilah fasilitasi pemasaran menjadi sangat penting. Dengan adanya akses langsung ke pasar, UMKM dapat memperluas jangkauan pasar mereka dan mendapatkan peluang baru yang sebelumnya sulit dijangkau. Selain itu, LPB Pama Daya Taka juga memberikan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan agar UMKM tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu bertahan dalam jangka panjang.
Lebih jauh lagi, melalui pameran ini, LPB Pama Daya Taka berharap dapat terus mendampingi UMKM dalam meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar. Dengan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan UMKM dapat berkembang menjadi bisnis yang mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. Keberhasilan UMKM ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas, baik dari segi peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, maupun kontribusi terhadap perekonomian daerah secara keseluruhan.
