Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Daya Taka telah melaksanakan kegiatan pelatihan Digital Marketing bagi UMKM kuliner pada hari Senin 15 Januari 2024 di Aula Kecamatan Batu Sopang. Pelatihan digital marketing ini diikuti sebanyak 31 UMKM di sektor kuliner. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar UMKM dapat berkembang lebih jauh mengikuti perkembangan zaman, salah satu upayanya adalah dengan mulai melakukan pemasaran menggunakan sistem digital. Ibu Eka Dian Mayasari yang menjadi instruktur dalam pelatihan ini telah malang melintang dalam bidang pemberdayaan UMKM serta pemasaran menggunakan sistem digital.
Pelatihan digital diawali dengan kata sambutan dari manajemen PT.Pamapersada Nusantara yakni Bapak Bayu Handoko Suparman. Bapak Bayu menyampaikan bahwa PT.Pamapersada Nusantara selalu berupaya untuk memberikan ruang kepada UMKM untuk selalu berkembang, salah satunya adalah dengan menyelenggarakan pelatihan digital marketing ini sehingga harapannya adalah UMKM dapat memaksimalkan dengan baik ilmu yang disampaikan dalam pelatihan ini. Bapak Bayu juga menyampaikan tantangan selain pemasaran produk adalah pemenuhan aspek legalitas, kualitas produk, serta peningkatan pendapatan harus dapat dicapai oleh UMKM kuliner sehingga UMKM dapat mandiri, naik kelas, serta menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya untuk mencapai hal yang sama. Kegiatan pelatihan digital marketing ini resmi dibuka oleh Sekretaris Kecamatan yakni Bapak Wijanarko. Bapak Wijanarko berpesan bahwa UMKM dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari pelatihan ini serta langsung menerapkan ilmu tersebut dalam usahanya, sehingga harapannya adalah usaha UMKM dapat berkembang menjadi lebih baik serta berdampak kepada meningkatnya branding Kecamatan Batu Sopang sebagai kecamatan yang produktif dalam menghasilkan produk yang khas daerah.
Ibu Eka selaku instruktur mendorong UMKM untuk dapat memanfaatkan digital marketing dalam memasarkan produknya. Penggunaan digital marketing dalam memasarkan produk menjadi keharusan bagi pelaku usaha pada saat ini, jika tidak beradaptasi dengan pemasaran digital maka UMKM akan sulit dalam memasarkan produknya karena pemasaran saat ini harus dituntut cepat, akurat, serta dapat membuat konsumen puas terhadap produk yang dipasarkan. Pemasaran dengan sistem digital marketing mendatangkan beberapa manfaat seperti lebih hemat biaya promosi, jangkauan pasar yang lebih luas, kemudahan dalam melayani konsumen, serta manfaat lainnya.
Ibu Eka juga menyampaikan bahwa UMKM dapat menerapkan konsep trisula pemasaran digital yakni menggunakan sosial media sebagai berupa facebook atau instagram sebagai media promosi dan branding usaha UMKM, menggunakan website atau WhatsApp bisnis sebagai media dalam melayani konsumen, serta menggunakan marketplace sebagai media untuk menjual produk UMKM. Konsep trisula pemasaran digital ini diwujudkan dengan menggunakan aplikasi Linktree karena tiga aspek trisula pemasaran digital terkolektif dalam satu aplikasi, sehingga konsumen lebih mudah dalam melihat usaha atau produk UMKM, lebih mudah dalam bertanya mengenai usaha atau produk UMKM, dan lebih mudah dalam membeli produk UMKM.
Ibu Santi yang merupakan salah satu peserta pelatihan digital marketing menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi dirinya. Ibu Santi merupakan salah satu UMKM yang aktif berjualan secara langsung seperti mengikuti event pemasaran, bazzar, kegiatan perusahaan, dan kegiatan lainnya. Pemasaran melalui digital marketing ini membuat keran pemasukan bagi Ibu Santi bertambah, dari penjualan secara langsung dan penjualan melalui digital. Ditambah pemasaran melalui digital ini tidak memerlukan biaya yang besar, namun dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Ibu Santi sangat merasakan manfaat dari pelatihan ini dan segera menerapkan ilmunya, terutama dalam penerapan aplikasi Linktree sebagai implementasi trisula pemasaran digital.
Harapan dari pelatihan ini adalah UMKM dapat mengkombinasikan pemasaran produk berupa sistem konvensional dengan sistem digital, sehingga pemasukan UMKM dapat lebih meningkat, branding UMKM juga meningkat, serta kesejahteraan UMKM juga meningkat.
