Benchmark Galeri ke Galeri OKUSA Sangatta, Kutai Timur

Galeri Mamere (Maju Meto Rezeki) adalah Galeri sentral produk UMKM Kuliner binaan Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Daya Taka (LPB PDT) yang berdiri pada tahun 2019. Tahun-tahun awal berdirinya Galeri Mamere, UMKM guyub rukun mengoptimalkan penjualan di Galeri Mamere, mulai dari makanan ringan sampai makan berat. Makanan ringan diantaranya arem-arem, tahu sayur, risol, widai dan lain-lain, sedangkan makanan berat yang dijual seperti mpek-mpek, coto makasar, nasi kuning, pecel dan lain sebagainya. Selain menjual makanan siap santap, fokus utama Galeri Mamere adalah produk kering olahan dari UMKM itu sendiri. Masuk tahun 2020 masa-masa Covid-19 menyebar di seluruh dunia, hal ini memberikan dampak yang nyata di sektor ekonomi terkhusus bagi Usaha Mikro Kecil Menengah. Walaupun demikian, semangat para UMKM binaan LPB PDT hingga saat ini masih terus mengudara.

Di tahun 2023 sejumlah 5 kali Galeri Mamere mengikuti Expo yang berada di Kabupaten Paser. 5 Expo tersebut yaitu; Musabaqoh Tilawatil Quran XLVIII, GUNA Expo, Expo Sumpah Pemuda, Roadshow UMKM Festival dan Paser Creative Festival. Semangat UMKM yang dibawa, membuat Galeri Mamere masih eksis hingga saat ini. Tahun ke tahun Galeri Mamere terus mengalami perkembangan, baik dari infrastruktur sampai pengelolaan penjualan yang berada di dalamnya. Tentunya, dalam perkembangan ini tak luput dari masalah dan tantangan yang muncul.

Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Daya Taka (LPB PDT) menangkap potensi dan kebutuhan Galeri Mamere untuk mengupdate kapasitas baik dari SDM pengelola, sistem kelembagaan dan juga strategi pemasaran. Senin-Rabu, 18-20 Desember 2023 LPB PDT melaksanakan Benchmark Galeri ke Galeri OKUSA (Olahan Kuliner Sangata) yang berada di Sangatta, Kutai Timur. Galeri OKUSA merupakan Galeri UMKM Kuliner binaan LPB Pama Banua Etam (LPB Pabanet) yang menjadi sentral produk olahan UMKM binaanya.

Kegiatan Benchmark dilakukan di kantor LPB Pama Banua Etam, Galeri OKUSA, dapur produksi UMKM serta outlet UMKM. Terdapat 3 UMKM Binaan LPB PDT yang terlibat langsung dalam Benchmark ini antara lain Nusantara Punya Rasa, Muntia’s Kitchen dan Dapoer INA. UMKM baik binaan LPB PDT maupun LPB Pabanet berdiskusi dan saling bertukar informasi dalam momen sharing. Topik dalam diskusi ini mencakup kelembagaan galeri, branding, target market, quality countrol, alur distribusi produk sampai promosi. Dalam branding galeri, Ibu Dewi owner Lubna Cake & Bakery menyampaikan, “Kami membranding Galeri OKUSA sebagai binaan PAMA, meminta foto dan vidio testimoni kepada dinas atau tokoh masyarakat yang membeli produk kami. Sehingga saat penjualan minim, setidaknya produk kita dapat dikenal terlebih dahulu”.

Kami berkesempatan untuk menilik dapur produksi Lubna Cake & Bakery secara langsung. Ibu Dewi dengan terbuka mengizinkan kami masuk ke dalam dapur produksi, memberikan insight dan berbagi pengalamannya dalam mengelola Lubna Cake & Bakery kepada UMKM Binaan LPB PDT. Tak hanya Ibu Dewi, Ibu Grace selaku owner Mikajo Bakery juga memberikan kesempatan kami untuk berkunjung ke outletnya. Diskusi aktif berlangsung pada momen kunjungan ini. Koordinator LPB Pabanet, juga sangat mendukung kegiatan Benchmark ini yang selaras dalam pernyataannya “Ibu-ibu, dalam kesempatan Benchmark ini Ibu-Ibu sudah jauh-jauh dari Paser sampai Sangatta, silahkan dimaksimalkan dalam diskusi, berbagi pengalaman, sharing tips dan dikulik sampai tuntas apa yang menjadi fokus Ibu-Ibu untuk mengelola Galeri Mamere” ujar Hendra.

Rusdi Asri, koordinator LPB Pama Daya Taka sangat optimis dalam mengembangkan Galeri Mamere kedepannya. Menghantarkan UMKM Kuliner pada kegiatan Benchmark Galeri ke Galeri OKUSA di Sangatta, Kutai Timur. Beliau juga berpesan kepada UMKM binaan LPB PDT “Di tahun 2024 nanti, kita harus dapat mengupgrade sistem kelola galeri untuk lebih mengoptimalkan  produktivitas Galeri Mamere. Oleh karena itu, semangat kolaborasi melalui Benchmark ini harus kita maksimalkan dan dapat menggali potensi yang ada disini”.

Harapan dari Benchmark Galeri ini, UMKM Kuliner dan Galeri Mamere dapat mengambil ilmu dan pengetahuan tentang tata kelola bisnis dan kelembagaan yang ada di Galeri OKUSA serta dapat diterapkan di Galeri Mamere untuk perkembangan yang lebih baik dan mencapai kemandirian.

About the Author: