Mengangkat bahan dasar dari Kabupaten Paser, khususnya Kecamatan Batu Sopang, menjadi challenge bagi UKM Kuliner Binaan LPB Pama Daya Taka untuk membuat inovasi produk olahan. Inovasi produk olahan ini harapannya bisa menjawab pertanyaan masyarakat “Apa oleh-oleh khas Kabupaten Paser?”. Inovasi ini terlaksana dalam “Lomba Inovasi Produk Olahan UKM Binaan LPB Pama Daya Taka” pada tanggal 18 Maret 2023 yang terletak di Aula Awa Mufakat Kecamatan Batu Sopang.
Turut hadir Sekretaris Camat, Widjanarko, yang menyampaikan sambutan serta membuka acara. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Diadakannya lomba inovasi produk olahan bagi masyarakat, khususnya UKM binaan LPB Pama Daya Taka harapannya dapat menciptakan produk -produk olahan dengan memanfaatkan bahan baku yang ada serta melimpah di Kabupaten Paser yang nantinya akan menjadi produk ciri khas di Kabupaten Paser khususnya Batu Sopang.“. Hal ini juga mendapat dukungan dari Bayu Handoko Suparman Sect. Head CSR PT. Pamapersada Nusantara dan Atmaji Priyo Hutomo Koordinator LPB Pama Daya Taka sebagai pendamping UKM Kuliner di Batu Sopang.
Acara berlangsung sangat meriah, terdapat 4 Juri yang menilai inovasi produk olahan yakni; Merti, Bayu, Eko, dan Atmaji. Total produk inovasi yang turut serta dalam penjurian adalah 17 produk inovasi, dengan jumlah peserta 8 orang. 17 produk inovasi terdiri dari : Caspy Curry, Keripik Brownies, Sambal, Labu Tar Cookies, Casava Salted Egg, Keripik Pakis, Bonjapis (Abon Jantung Pisang), Labu Sagu Cookies, Dodol Sirsak, Dodol Kulit Pisang, Permen Labu, Saluang Crispy, Salted Egg Pangsit, Rendang Mandai, Kerupuk Ubi Ungu, Abon Batang Pisang. Produk-produk tersebut berbahan dasar antara lain menggunakan singkong, pisang, labu, ikan saluang, tumbuhan pakis, dll. Beragam produk inovasi yang disajikan membuat juri sedikit bingung dalam menuntukan pilihannya.
Peserta lomba, diharuskan untuk membuat produk inovasi, perhitungan HPP dan juga vidio kreatif pembuatan produk olahan. Di hari penjurian peserta diberi waktu 10 menit untuk memaparkan hasil inovasinya. Hanya diambil 4 pemenang dalam lomba ini, yaitu juara 1, juara 2, juara 3 dan juara 4. Masing-masing pemenang akan mendapatkan 1 set alat masak, sedangkan juara 1-3 juga mendapatkan plakat dan uang pembinaan. Setelah melewati proses penjurian, didapatlah pemenang lomba. Juara 1 dengan produk inovasi Rendang Mandai dengan score 87,94 oleh Ibu Rina Julaila. Juara 2 dengan produk inovasi Labu Sagu Cookies dengan score 85,44 oleh Ibu Ria Susmita. Juara 3 dengan produk inovasi Dodol Kulit Pisang dengan score 84,25 oleh Ibu Flora Marina. Juara 4 dengan produk inovasi Sambal dengan score 84,13 oleh Ibu Richa Sulistya ningsih.
Disamping kegiatan lomba, kami juga menyerahkan sertifikat UKM Mandiri tahun 2022 pada momen ini. Ada 3 UKM yang berhasil mendapat predikat Mandiri di tahun lalu, yaitu “Wantira’s Kitchen” Ibu Ratisah, “Nusantara Punya Rasa” Ibu Flora Marina, “LASS (Langgeng, Amanah, Sukses)” Ibu Lasrini. Kami sampaikan di momen lomba inovasi produk olahan ini supaya bisa memantik UKM Kuliner lain agar memiliki semangat untuk menjadi UKM Mandiri. Kami berharap adanya lomba inovasi produk olahan ini bisa memantik kreativitas UKM Kuliner di Batu Sopang untuk berinovasi pada produk kuliner agar tetap bisa bersaing di pasaran dan bisa menjadikan produk inovasinya menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Pasar.
