PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA BAGI UMKM

Banyak pendapat menyatakan bahwa, usaha yang sehat tentunya harus memiliki proses pencatatan laporan pembukuan keuangan yang baik. Untuk itu kami Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Daya Taka (LPB PDT) sejalan dengan pendapat tersebut, Sabtu pada tanggal 29 Januari 2022  mengadakan Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi Mitra Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Adapu perserta yang hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 31 orang meliputi dari bidang Kuliner, Bengkel R2 dan Perkebunan.

Bertempat di aula kecamatan Batu Sopang, pelatihan pembukuan sederhana bagi UMKM mitra binaan LPB PDT. Yang di isi oleh narasumber Ir. Harsoyo Kabid Koperasi dan UKM Disperindagkop Kabupaten Paser. Pelatihan ini berjalan cukup lancar karena narasumber banyak mengajak para peserta untuk berdiskusi, sering pengalaman dan masukan dalam melakukan pencatatan pembukuan baik secara manual (buku) maupun mengunakan aplikasi gratis/ berbayar diplay store (buku kas). Sehingga antusias terjadi tanya jawab antar narasumber dan peserta secara bergantian.

Proses jalannya acara di mulai dari sambutan dari koordinator LPB PDT. Yang dilanjutkan oleh perwakilan dari manajement PT.Pamapersada Nusantara Site Kideco, hadir juga perwakilan dari Kasubag Perencanaan dan Pengawasan Perekonomian Kabupaten Paser, perwakilan Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Paser, dihadiri dan dibuka oleh sekertaris camat bapak Wijanarko yang mewakili bapak camat Batu Sopang. Pak wij (panggilan akrab) dalam sambutanya sangat mengapresiasi acara pelatihan pembukuan sederhana tersebut. Beliau mencotohkan bila seseorang yang melakukan usaha dan tidak melakukan pencatatan (memisah antara uang pribadi dan usaha). Maka uang yang disimpan pelaku usaha tidak akan tahu jumlah uang mereka  walau diambil karyawan atau anaknya. Inilah pentingnya pembukuan keuangan sederhana ujar beliau.

Pelatihan pembukuan sederhana yang disajikan oleh narasumber memiliki tiga bahasan pokok yang pertama neraca, kedua arus kas laba rugi, ketiga cashflow (keluar masuk uang). Ketiga bahasan inilah yang disampaikan narasumber kepada para pelaku UMKM mitra binaan LPB PDT. Sejujurnya narasumber berpendapat bahwa seserderhananya laporan pembukuan keuangan harus ada tiga poin diatas. Yang tentunya itu tidak mudah jika dijalankan oleh pelaku UMKM, harus memiliki minat, kemauan dan tekat yang kuat dalam menjalankanya pencatatan.

Lembaga pengembangan bisnis Pama Daya Taka sebagai fasilitator bagi UMKM tentunya memiliki harapan yang besar terhadap pelatihan pembukuan sederhana ini. Setidaknya jika UMKM belum mampu untuk menjalankan proses tiga poin pembukuan diatas. UKM bisa mulai melakukan pencatatan pembukuan melalui cashflow agar putaran keluar masuk uang dapat tercatat. Sehingga bisa menjadi bahan evaluasi UMKM kedepannya. #HebatnyaUKM (Rendu Apriozani)

By |2022-02-10T09:47:44+07:0010 Februari 2022|

About the Author: