Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Daya Taka dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keahlian UMKM mitra selalu memberikan program terbaik untuk binaannya. Sektor bisnis bengkel roda dua merupakan satu lini bisnis yang mendapat program pembinaan tersebut. Pada program sebelumnya Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Daya Taka (LPB-PDT) mengajak serta UMKM bengkel mengikuti program pelatihan manajemen bisnis bingkel roda dua bersama Astra Motor Balikpapan, kini sebagai tindak lanjut dari program tersebut LPB PDT kembali mengadakan program pendampingan manajemen bisnis bengkel roda dua sebagai sarana memaksimalkan UMKM dalam melakukan penerapan materi dibisnisnya masing-masig dari apa yang telah didapat pada program sebelumnya.

Senin 15 November 2021 kami mengajak empat orang pelaku bisnis bengkel roda dua untuk mengunjungi Astra Motor Gerogot, empat pelaku bisnis tersebut yaitu: Alfi Ramadani owner Fatah Motor, Hadik Ekasmoyo owner Bengkel Berkah, Armansyah owner Raihan Jaya Motor, dan Effendy owner Bengkel Motor Roda Berputar, mereka juga telah mengikuti program pelatihan sebelumnya. Kunjungan ini dalam rangka mendamping UMKM mengetahui flow proses pada bisnis Astra Motor Gerogot khusnya pada bengkelnya dengan harapan bisnis yang telah diterapkan oleh Astra Motor juga dapat diterapkan oleh bengkel-bengkel umum yang mengikuti program tersebut, baik dari segi layanan servis, penataan part dan proses data konsumen, hal ini tentu berguna bagi pelaku bisnis bengkel umum untuk memaksilkan bisnis yang telah dijalankan.
Ahmad Dahlan Satar selaku pimpinan Astra Motor Gerogot menyambut hangat peserta, dengan memberikan wawasan mengenai potensi bisnis bengkel dan strategi dalam mengembangkan kegiatan bisnis bengkel roda dua. Ahmad Dahlan juga menyampaikan bahwa antara bengkel resmi Astra dan bengkel umum bukanlah pesaing tetapi dengan lini bisnis yang sama dapat bersinergi dalam menjalankan bisnis. Disesi lain pa Sujirno juga menekankan arti penting pengelolaan media social sebagai wadah promosi untuk meningkatkan jumlah konsumen yang datang untuk melakukan layanan servis dan pembelian part. Pada sesi kedua seluruh peserta diajak melihat langsung flow servis pada Ahass mulai dari penerimaan konsumen hingga pembayaran. Aldi Muhammad Rizal selaku kepala mekanik juga mengajak peserta untuk melihat gudang penyimpanan part. Peserta dijelaskan mengenai penataan part yang sesuai setandart untuk mempermudah kinerja mekanik, serta pengkodean setiap komponen part untuk mempermudah dalam pengambilannya.

Dalam diskusi tersebut ada enam point penting yang menjadi masukan bagi pelaku bisnis bengkel umum guna memaksimalkan dan memajukan kegitan bisnisnya. Pertama pentingnya data konsumen dalam menjalankan kegitan bisnis tersebut, data tersebut dapat diperoleh dengan peneran form SA (Service Advisor) sederhana pada bengkel umum, data ini dapat diolah untuk meningkatkan jumlah konsumen dan menentukan target bisnis kedepannya. Kedua, pentingnya mengelola media social untuk sebagai wadah promosi dan branding bengkel dari setiap pelaku usaha. Ketiga, memberikan layanan yang prima agar konsumen kembali kebengkel salah satunya dengan memberikan diskon dan potongan jasa service. Keempat, penataan part dengan membagi dua kreteria yaitu slow moving dan fast moving hal ini dilakukan untuk mempermudah mekanik dalam melakukan layanan dan part tertata lebih rapi. Kelima, Astra Motor Gerogot membuka kesempatan untuk sharing market dengan bengkel umum yaitu memberikan layanan penjualan part dan servis motor dengan kerusakan berat yang tidak mampu ditangani dibengkel umum. Keenam, poin yang sangat penting bagi seluruh pelaku bisnis bukan hanya bisnis bengkel yaitu jangan pernah berhenti untuk improvement dengan melakukan perbaikan dan kemajuan dalam menjalankan bisnis, sehingga bisnis yang dijalankan semakin naik kelas dan mampu bertahan di masa yang akan datang.
Terimakan kepada manajemen dan Tim Astra Motor Gerogot yang telah memberikan kesempatan dan membuka peluang bagi UMKM mitra LPB Pama Daya Taka dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keahlian dibidang bisnis bengkel roda dua, semoga sinergi ini tetap terus berjalan guna memajukan UMKM agar terus naik kelas dan mandiri.
