Rabu 10 November 2021 bertempat di kantor Desa Muser, Kec. Muara Samu kami hadir sedikit berbeda dari biasanya kali ini kami menyelenggarakan kelas kewirausahaan apa itu? berwirausaha merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjadikan jalan keluar dari permasalahan tersebut, banyak cara yang dilakukan dalam berwirausaha, misalnya mengolah barang mentah menjadi produk ataupun barang setengah jadi menjadi suatu produk yang mempunyai nilai jual yang cukup tinggi sehingga dapat dinikmati para konsumen.

10 UMKM Kuliner baru Mitra LPB Pama Daya Taka sudah memiliki produk olahanya masing-masing cuma memang masih jauh kualitasnya dengan UMKM Kuliner yang berada di Batu Sopang yang lebih awal mendapat pembinaan dari kami. Berawal dari temuan dan keluahan di lapangan setelah mendapatkan kunjungan dari dinas kesehatan untuk mendapatkan legalitas perizinan produk No.PIRT, bahwasanya produk UMKM masih berminyak dan tidak tahan lama seperti keripik, peyek dll.
Untuk itu kami menggandeng Richa Sulistyaningsih owner dari “Niki Sae” selaku instruktur dalam kelas kewirausahaan beliu juga UMKM dari LPB PDT yang sudah menyandang predikat mandiri dari YDBA di tahun 2019. Kenapa begitu karena kami rasa keluhan yang di hadapi oleh teman-teman kuliner di Desa Muser sama yang dirasakan oleh ibu richa dalulunya sebelom menjadi besar seperti sekarang ini dan produk yang di hasilkan juga memiliki kesamaan beliau juga punya keripik, stik, peyek dll.

Tema yang kami angkat cukup sedarhana sharing bareng sambil praktek membuat peyek aneka toping, mereka di ajari dari memilih bahan baku, meracik sampai proses pembuatan dan teknik memasanya di ajarkan oleh bu richa perserta antusias mengikuti kelas ini terlihat dari banyak perserta banyak bertanya salah satunya bu jannah “ bu richa jadi kalo buat peyek bangusnya pake api besar dan minyaknya harus panas ya? Di jawab benar bu suapaya adonanya tidak menempel di wajan akan merusak bentuk dan makan waktu lama trus berminya”.
Selain sharing tentang teknik supaya produk tidak berminya dan tahan lama, bu richa juga menyampaikan cara menghitung HPP dan penentuan harga jual suatu produk sekaligus keuntunganya. Selain menjadi ibu rumah tangga dengan dua anak yang masih kecil-kecil mengurus suami juga beliau masih bias menjalakan usahanya dengan baik dengan manajemen waktu yang benar. Semoga dengan adanya kelas kewirausahaan ini, UMKM Kuliner Desa Muser bias berkembang semakin lebih baik lagi. #HebatnyaUKM
