Setiap kegiatan bisnis yang kita jalankan tentunya harus didukung dengan manajemen bisnis yang baik, hal tersebut harus dilakukan agar tujuan bisnis yang ditentukan dapat dicapai. Manajemen bisnis ini dimulai dari merencanakan, mengerjakan, mengawasi, hingga mengevaluasi dalam setiap aktivitas bisnis kita. Dengan menyadari arti pentingnya sebuah manajemen tersebut maka Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Daya Taka mengajak serta pelaku bisnis bengkel yang berada di Kecamatan Batu Sopang untuk mengikuti program pelatihan Manajemen Bisnis Bengkel Roda Dua yang dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2021 secara online melalui Zoom meeting.
Dalam program pelatihan kali ini Dicky Maulana Akbar (Service Region Head) Astra Motor Balikpapan selaku narasumber menyampaikan adanya potensi besar dalam bisnis bengkel sepeda motor roda dua untuk dikembangkan. Berdasarkan data populasi sepeda motor per tahun di Kabupaten Paser ada 109.500 unit dan 76 % nya mayoritas sepeda motor Honda, unit-unit tersebut tentunya memerkukan jasa service dan perawatan, sedangkan bengkel resmi Honda untuk di Kecamtan Batu Sopang hanya ada satu, hal ini tentu menjadi peluang besar bagi pelaku bisnis bengkel umum.

Beberapa poin penting yang disampaikan narasumber Bapak Dicky Maulana Akbar pada pelatihan kali ini yaitu: Pertama tentang pengelolaan SDM yang didalamnya memuat tentang struktur organisasi bisnis bengkel, proses rekrutment, remunerasi, dan KKB (Kesepakatan kerja Bersama). Pelaku usaha bengkel diarahkan untuk membuat surat kesepakatan kerja secara tertulis kepada mekanik dan karyawan, karena saat ini belum ada kesepakatan secara tertulis antara pemilik bengkel dan karyawan yang mengakibatkan ketidak disiplinan karyawan bengkel. Kedua Pengelolaan Keuangan Bengkel, setiap bengkel harus mencatat setiap aktivitas yang berhubungan dengan keuangan baik uang masuk maupun uang yang dikeluarkan dalam kegiatan bisnis. Narasumber juga memberikan contoh pembukuan sederhana yang dapat diterapkan bengkel yaitu dengan memisahkan pendapatan penjulan sparepart dan pendapatan jasa service. Ketiga Pengelolaan Sparepart dibagian ini menjelaskan tentang proses manajement inventory agar sparepart lebih tertata dan mudah dalam pencariannya serta memberikan kemudahan dalam pengecekannya. Pada bagian ini peserta juga diajarkan menghitung Re Order Poin (ROP) yaitu menggunakan rumus ([Lead Time+1Hari] x Rata-rata penjualan]/hari kerja), rumus ini digunakan untuk menentukan waktu order suatu produk. Keempat Marketing bengkel yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah konsumen yang datang ke bengkel maupun loyalitas konsumen terhadap bengkel. Banyak cara yang dapat diterapkan oleh owner untuk menarik konsumen diantara dengan memberijan jasa layanan servis baik serta memberikan garansi untuk jenis servis tertentu.

Pada sesi kedua Rusdianto (Tech. Instruktur Astra Motor Balikpapan) juga menyampaikan materi tentang manajemen mekanik. Pada sesi ini pelaku bisnis bengkel diberikan gambaran tentang manajemen yang dapat diterapkan untuk mekanik disetiap bengkel. Owner dituntut untuk dapat memaksimalkan kinerja mekaniknya, baik dengan memberikan pembagian tugas kerja dan memastikan layanan servis yang dijalankan mekanik sesuai dengan standar dari pemilik bengkel. Narasumber juga menekankan arti pentingnya manajeman Servis Advisor yang memiliki tujuan; 1). Meningkatkan kepuasan pelanggan, 2). Meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen,
3). Meningkatkan penjulan jasa dan suku cadang, 4). Memantau kualitas layanan bengkel. Dengan melihat manfaat dari manajemen servis Advisor ini narasumber mengarahkan agar pemilik bengkel peserta program pelatihan kali ini dapat menerapkan di bengkelnya masing-masing.

Program pelatiahan ini diikuti oleh empat pemilik bengkel yang berada di Kecamatan Batu Sopang yaitu Alfi Ramadani selaku owner dari Fatah Motor, Efendy owner bengkel motor Roda Berputar, Hadik Ekasmoyo Owner Bengkel Berkah dan Armansyah owner dari Raihan Jaya Motor. Banyak cerita menarik yang mereka sampaikan di sesi diskusi diantaranya Hadik Ekasmoyo yang menceritakan kondisi bisnis bengkelnya yang masih tetap berjalan walaupun di tinggal keluar kota dengan memberikan arahan serta menjelaskan mengenai tugas dan tanggung jawab kepada mekanik kepercayaannya. Beda lagi dengan cerita dari Armansyah yang sudah update dengan teknologi yaitu menggunakan aplikasi pencatatan keuangan untuk melakukan pembukuan bisnis, dengan pencatatan ini saya dapat mengetahui omzet saya dari jasa servis dan penjulan sparepart setiap bulannya dan keuangan saya pun lebih terkontrok ungkapnya. Sedangkan Alfi Ramadani dan Efendy yang diuntungkan dengan lokasi bengkel yang strategis berbagi cerita tentang memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen. Ada 3 tips yang disampaikan oleh Alfi Ramadani selaku owner dari Fatah Motor Yaitu; 1. Mulai aktivitas dengan Bismillah agar kegitan bisnis menjadi berkah. 2. Memberikan layanan yang ramah terhadap konsumen. 3. Memberikan garansi untuk layanan service tertentu.
Semoga dengan adanya program pelatihan kali ini memberi manfaat dan inspirasi bagi pelaku bisnis bengkel yang berada di Kecamatan Batu Sopang, serta bisnis yang dijalankan dapat lebih berkembang. Terimaksih kepada semua pihak yang telah berperan dalam mensukseskan kegiatan ini.
