Pendampingan Manajemen Peternakan Ayam Petelur

Bisnis peternakan ayam petelur saat ini menjadi salah satu sektor yang dikembangkan di wilayah binaan LPB Pama Daya Taka. Marhadi yang merupakan ukm peternakan yang mulai menjalankan bisnisnya sejak 24 Desember 2020, dalam menjalankan bisnisnya tentu pelaku usaha menemui tantangan dan hambatan guna memaksimalkan kegiatan bisnisnya.  Salah satu bagian yang menjadi fokus dalam menjalankan bisnis ini yaitu tingkat produktivitas telur yang di hasilkan dengan target maksimum produktifitas yaitu 85-90 persen dari jumlah populasi ayam.

Saat ini usia ayam pada peternakan Marhadi sudah masuk usia 43 minggu dengan jumlah 138 ekor dan produktivitas yang dihasilkan sebesar 70 persen atau kurang 15 persen dari target produktivitas maksimal. Dengan melihat kondisi yang dihadapi oleh pelaku bisnis maka LPB Pama Daya Taka memberikan program pendampingan manajemen ayam petelur guna menjawab tantangan yang hidapi oleh pelaku usaha tersebut.

Umbu Yohanes Horison selaku dokter hewan yang menjadi narasumber pada program pendampingan kali ini memberikan masukan guna memaksimalkan bisnis yang dijalankan. Beberapa fokus yang menjadi poin diskusi pada program pendampingan kali ini yaitu: jumlah pemberian pakan, tingkat kematian, jumlah produktivitas, dan pembelian vitamin pada ayam. Dokter umbu juga memaparkan tentang kandungan protein yang dibutuhkan pada pakan ayam petelur yang sangat mempengaruhi tingkat produktivitasnya, takaran pakan 110 gr per ekor ayam juga perlu dipelajari lebih dalam guna memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi ungkap dokter umbu.

Program pendampingan ini yang dilaksanakan secara online  yaitu pada hari minggu 25 Juli 2021, sangat banyak pengetahun dan informasi yang disampaikan oleh dokter umbu kepada peserta program. Selain mengevaluasi penerapan yang dilakukan pa marhadi pada kandang peternakannya, dokter umbu juga memberikan saran untuk metode penerapan selanjutnya, salah satunya pemberian egg stimulan dan ultra stres. Selain itu narasumber juga memberikan perhatian khusus pada penerangan kandang yang juga mempengaruhi produktivitas ayam petelur tersebut.

Kami berharap dengan adanya program pendampingan untuk pelaku usaha bisnis peternakan ayam petelur ini tantangan dan hambatan yang dihadapi pelaku usaha dapat teratasi dan kegiatan petrnakan yang dijalankan dapat lebih maksimal dengan kemampuan memenuhi target produktivitas yang dihasilkan di angka 85-90 persen. Marhadi selaku pelaku usaha juga optimis dapat mencapai target produktivitas tersebut, selain itu dia juga berkeinginan menambah jumlah populasi ayam petelur menjadi 1000 ekor ungkapnya.

 

By |2021-10-04T10:20:24+07:004 Oktober 2021|

About the Author: