Pendampingan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman di Lahan Petani Muser

Program pendampingan adalah salah satu dari empat program utama yang dilaksanakan oleh LPB Pama Daya Taka sebagai bentuk lanjutan dari program pelatihan. Dalam program pendampingan LPB mencoba untuk lebih memperdalam lagi tentang materi pelatihan yang disampaikan oleh narasumber dan jika ada permasalahan yang belum terpecahkan di pelatihan bisa dikonfirmasi ulang ketika dilakukan pendampingan.

Pada tanggal 17 Juli 2021, tim LPB Pama Daya Taka bersama Mas Mulyanto yang bertugas sebagai penyuluh Lapangan yang berfokus di bidang penanganan hama penyakit tanaman, berkunjung ke lahan petani di Desa Muser yang menjadi peserta pelatihan dan sebagai UKM binaan dari LPB Pama Daya Taka. Dalam kesempatan hari itu, lahan dari salah satu petani di Desa Muser, yaitu Bapak Santo yang kita kunjungi untuk pelaksanaan program pendampingan. Ada beberapa catatan yang sudah dicatat oleh Mas Mulyanto ketika sesi Tanya jawab di pelatihan sebelumnya yang ditanyakan oleh Pak Santo, dan di kesempatan inilah kami tim LPB dan Narasumber pendampingan untuk mencoba lebih memperdalam.

Dalam pendampingan di lahan Pak Santo, beliau lebih mengeluhkan terkait hama penyakit trip yang sering menyerang tanaman cabai beliau. Dan di pendampingan kali ini hadir juga beberapa petani yang memiliki lahan yang tidak jauh dari lahan Pak Santo yang mengalami problem yang sama. Sebagai solusi jangka pendek, narasumber memberikan masukan terkait perubahan pola perawatan dan penanaman tanaman pengalih hama di sekitar lahan cabai. Sedangkan untuk antisipasi atau perbaikan jangka panjangnya adalah dengan cara mengubah pola budidaya yang benar. Seperti persiapan lahan dan persiapan bibit menjadi factor utama dalam budidaya tanaman pertanian.

Pak Santo sendiri menyadari tentang apa yang dilakukan beliau selama ini merupakan aktifitas yang salah dalam budidaya pertanian, karena pada awal tanam beliau tidak melakukan persemaian bibit dengan benar, begitupun dengan pola persiapan lahan yang nantinya akan dijadikan sebagai media tanaman dalam jangka panjang. Seperti, pemberian pupuk dasar, jarak tanam dan pembagian populasi tanaman dalam satu area lahan.

Jumlah tanaman yang terlalu banyak di dalam satu area lahan merupakan salah satu factor utama hama penyakit menyebar dengan cepat. Baik itu hama dengan jenis hewan atau hama jamur.

Di dalam pendampingan ini, UKM binaan diberikan gambaran awal dan tindakan perbaikan kedepanya, dan diharapkan muncul komitmen dari petani binaan untuk terus menerapkan apa yang sudah diberikan oleh narasumber agar mencapai produktifitas yang maksimal dan usahanya berjalan dengan baik.

By |2021-07-26T16:07:02+07:0026 Juli 2021|

About the Author: