Pelatihan 5R dan LK3 Area Produksi UKM Kuliner

Dalam menjalankan bisnis di bidang kuliner banyak sekali bidang yang harus diketahui oleh UKM dalam mengembangkan bisnis yang dijalankan. Salah satunya yaitu UKM harus bisa membuat satu SOP dalam mengatur area produksi. Dalam materi yang biasa kita kenal dengan 5 R ( Resik, Rapi, Ringkas, Rawat dan Rajin ). Dalam kesempatan ini LPB mencoba memfasilitasi UKM binaan untuk lebih mengenal dan harapanya bisa diterapkan di area produksi.

Di masa pandemic seperti sekarang ini, untuk program pelatihan harus dirubah dengan cara online, dikarenakan kondisi yang menuntut kita untuk lebih adaptif dengan beberapa kebijakan protocol kesehatan sesuai dengan arahan Satgas Covid di daerah. Program pelatihan online yang membahas tentang 5R dan LK3 yang dilaksanakan pada tanggal 21 – 22 Juli 2021, terdapat 2 UKM binaan dari LPB Pama Daya Taka yang diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini, yaitu MM.Luvie dan Pempek Wong Kito sebagai syarat pendukung assessment kemandirian dari kedua UKM binaan tersebut.

Materi disampaikan langsung oleh narasumber dari YDBA bapak Sutarjo, beliau adalah salah satu expert yang menjadi mitra YDBA untuk menyampaikan dan memberikan masukan terkait peneraan 5R di area kerja. Dalam materi yang disampaikan oleh Bapak Sutarjo adalah lebih mengajak UKM untuk lebih peduli dan sadar dalam penerapan 5R itu sendiri, dikarenakan 5R adalah salah satu factor pendukung dalam mengembangkan usaha yang dijalankan. Ddalam pelatihan ini beliau menyampaikan juga bahwa 5R juga menjadi salah satu factor dalam meningkatkan produktifitas usaha.

Dalam kesempatan ini, walaupun UKM mengikuti pelatihan dengan teknis virtual melalui zoom metting, tetapi tidak membatasi antusias dalam belajar dan menggali informasi dari narasumber. Seperti halnya Ibu Helyanti selaku owner dari Pempek Wong Kito misalnya, beliau yang sehari-hari memproduksi pempek dengan skala rumah tangga dengan dapur produksi masih gabung dengan dapur rumah tangga, tetapi beliau mempunyai motivasi dan harapan jika nanti kelak usahanya berjalan dengan lancar, meliau berkomitmen untuk tetap terus melakukan 5R dan mengembangkanya.

Pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari ini, sangat bermanfaat bagi UKM yang menjadi binaan dari LPB Pama daya Taka, selain mendapat informasi baru, UKM juga mendapat motifasi lebih untuk tetap peduli dengan area kerja mereka. Harapannya pelatihan ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin dari LPB dalam memberikan pendampingan bagi UKM Binaan tidak hanya di bidang kuliner, tetapi di bidang-bidang yang lain juga.

 

By |2021-07-26T15:50:47+07:0026 Juli 2021|

About the Author: