Pelatihan Branding dan Packaging

Kali ini LPB Pama Daya Taka (LPB PDT) Kembali mengadakan pelatihan branding dan packaging untuk 25 UMKM kuliner mitra, lokasi kegiatan Aula Kantor Kecamatan Batu Sopang, kegitan berlangsung selama dua hari yaitu hari senin-selasa 8-9 Maret 2021. Upaya untuk memperkuat nilai pada suatu merek dan desain kemasan produk menjadi faktor penting yang harus dipahami para usaha menengah kecil dan mikro agar produknya bisa menarik minat/ perhatian konsumen.

Perwakilan PT. Pamapersada Nusantara CSR Officer Distrik Kideco Hendra Kusuma mengatakan, pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada  pelaku UMKM kuliner mitra binaan  LPB PDT,agar bisa menentukan segmentasi dan potitioning produk olahan  mereka terhadap konsumen. Kami berharap, dengan pelatihan ini, peserta dapat meningkatkan mutu dan kualitas kemasannya di samping juga kualitas produk, sehingga produk mereka akan menjadi lebih menarik dan laku di pasaran. Dan akhirnya berdampak pada omzet mereka yang naik dan  semakin maju.

Hadir juga dalam pembukaan acara  tersebut Sekretaris Camat Batu Sopang Arwin Mamonto. Beliau menyampaikan terima kasih kepada PT. Pama melaui Lembaga Pengembangan Bisnisnya (LPB PDT) yang tak hentinya terus memberikan dukungan ke UMKM di sekitar operasional perusahaan. Beliau berharap, UMKM yang hadir, setelah mengikuti pelatihan  ini dapat tumbuh dan berkembang, sehingga jika sudah tidak ada perusahaan tambang di Batu Sopang  beroperasi mereka sudah bisa man diri ekonominya.

Banyak pelaku usaha yang tidak memperhatikan desain kemasan produknya packaging sehingga barang yang dihasilkan tidak memiliki nilai jual lebih di mata konsumen. Pelatihan ini dipandu instruktur sekaligus owner Industri Kreatif Casheila M. Ryan Perdana dan Dimas Firdausi Habibi dari Kota Banjarbaru. Dalam Pelatihan Packing dan Branding ini ada beberapa poin utama yang disampaikan, antara lain UMKM dapat memahami pentingnya visual produk untuk menarik minat konsumen dan kemasan seperti apa yang cocok untuk jenis produk tertentu.

Hal ini dilakukan agar UMKM mampu menghasilkan produk unik dan dapat bersaing dengan produk lain yang beredar di pasaran serta memahami segmentasi produk. Termasuk cara fokus kepada pelanggan, mengamati dan mengevaluasi agar produk yang dimiliki bisa memiliki ciri khas tersendiri.

Peserta pelatihan juga mendapat tambahan wawasan terkait desain kemasan sederhana seperti pemilihan tulisan dan warna. Instruktur pelatihan juga menjelaskan pengenalan alat dan mesin kemasan yang diperlukan UMKM mencakup mesin coding, hand Sealer, pedal sealer, continuous sealer, vacuum Portable, mesin pengemas vakum dan cup sealer. Para UMKM juga langsung praktek membuat kemasan dan mengemas langsung produk mereka sesuai desain sendiri.

By |2021-03-13T07:51:05+07:0013 Maret 2021|

About the Author: