Jelajah Virtual UMKM Mitra Binaan

Kamis, 28 Januari 2021 Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Daya Taka Bersama Yayasan Dharma Bakti Astra mengadakan agenda acara Jelajah Virtual UMKM Binaan. Dengan mengambil tema UMKM Kuliner dan Hortikultura tetap eksis di masa pandemic. Dengan total 133 UKM binaan LPB Pama Daya Taka di wilayah kerja operasional PT. Pamapersada Nusantara Distrik Kideco yang berlokasi di Kecamatan Batu Sopang dan Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser Kalimantan Timur meliputi bidang UMKM Binaan yaitu kuliner, perkebunan, pertanian, perikanan dan bengkel R2. Terpilihlah 2 UMKM binaan yang diikutkan dalam jelajah virtual, yaitu Resya Cake and Bakery di bidang kuliner dan Bapak Dakun di bidang Pertanian Hortikultura.

Ibu rusliana owner Resya cake merupakan UMKM binaan LPB Pama Daya Taka yang bergabung sejak 2015, dengan program pelatihan, pendampingan dan fasilitasi pemasaran yang beliau dapatkan saat bergabung di LPB Pama Daya Taka, sehingga dapat menjadi bekal resya cake dalam mengelola dan mengembangkan bisnis kuliner yang dijalankan. Sejak menjalankan bisnis kuliner, resya cake sangat banyak sekali mengalami pasang surut dalam menjalankan bisnis, dengan berbagai cara, permasalahan tersebut dapat teratasi. Dengan berbagai inovasi yang dilakukan oleh resya cake menjadi jawaban di setiap masalah yang ada. Salah satunya dengan inovasi varian produk dari sus basah menjadi sus kering. Ini merupakan suatu perubahan kecil dengan dampak yang sangat signifikan apalagi jika dilihat dari segi peningkatan omzet. Dengan produk sus basah, resya cake hanya memperoleh 5% pengkatan omzet dari total pendapatan per bulan, sedangkan dengan adanya produk inovasi baru sus kering, peningkatan omzet dapat mencapai di 129%.

Sedangkan Pak dakun adalah petani binaan LPB Pama Daya Taka yang tidak kalah menarik inovasinya, bergabung dengan LPB sejak 2014, pak dakun menjadi satu satunya petani binaan yang mampu menghasilkan pupuk organic buatan sendiri. Dengan beberapa kali ikut pelatihan dan aktif dalam forum diskusi dengan kelompok tani lain dan tenaga ahli dari dinas pertanian, tercetuslah ide membuat kompos alami dan pupuk ZPT+. Produk ini tercipta atas dasar kebutuhan petani dan susahnya mendapatkan pupuk di wilayah kabupaten paser.

Dalam acara jelajah virtual, baik Ibu Rusliana dan Pak Dakun menceritakan inovasi apa saja yang sudah mereka lakukan selama menjalankan bisnis. Bahkan keduanya tidak segan membagikan resep dari inovasi yang dihasilkan untuk bisa dibagi ke umum. Acara jelajah Virtual ini dihadiri juga oleh Wartawan dari media yang ada di Jakarta dan di Lokal Kabupaten Paser. Dalam acara ini, teman teman media sangat antusias sekali menggali informasi mengenai Inovasi yang dilakukan oleh Bu Rusliana dan Pak Dakun. Dengan harapan informasi yang didapat dapat di sharing ke khalayak yang lebih luas. Dalam sesi Tanya jawab pak dakun menyampaikan ,” Ilmu yang ada didalam diri jika hanya dipendam sendiri tidak akan menjadi guna, tetapi jika ilmu yang kita sebar terus menerus, ilmu tersebut akan menjadi hidup dan berkembang, karena kodrat manusia memang harus saling berbagi.”

Dalam acara ini dihadiri juga oleh pengurus dari Yayasan dharma Bakti Astra. Dalam pembukaan acara Ibu Ida R.M Singalingging menyampaikan “ Dalam masa pandemic inovasi sangat dibutuhkan oleh setiap UMKM untuk bisa adaptasi di setiap tantangan yang dihadapi.”. Beliau juga memberi pesan kepada UMKM Binaan untuk tetap semangat menjalankan bisnis walaupun kondisi sedang sulit apalagi di masa pandemic seperti sekarang ini. Semoga dengan adanya acara Jelajah Virtual ini, silaturahmi yang sempat terhambat dan menjadi media informasi terkait perkembangan UMKM Binaan.

By |2021-02-25T08:15:56+07:0025 Februari 2021|

About the Author: