Musim kemarau dan cuaca tidak menentu belakangan ini membuat UKM mitra LPB Pama Daya Taka, mengalami kesulitan menghadapi hama tanaman yang menyerang tanaman sayuran. Seperti jamur, patek, busuk buah, batang daun dll.
Kali ini, LPB Pama Daya Taka melakukan pendampingan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang dilaksanakan hari Sabtu, 12 Oktober 2019 bertempat di Demplot LPB PDT, Melibatkan 30 UKM Mitra LPB, dengan narasumber Bapak Samsulianto petani mandiri LPB PDT dan sekaligus pelaku usaha tani.
Apa itu (PHT) suatu konsepsi atau cara berpikir mengenai pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) dengan pendekatan ekologi yang bersifat multidisiplin untuk mengelola populasi hama dan penyakit dengan memanfaatkan beragam taktik pengendalian yang kompatibel dalam suatu kesatuan koordinasi pengelolaan.
Untuk menanam aneka jenis sayuran tanaman pekarangan media polybag atau pot merupakan teknik bertanam yang cukup sederhana. Namun demikian ukm pasti menemukan kendala saat bertanam di polybag atau pot.
Keluhan yang di hadapi ukm saat budidaya media polybag atau pot, kendala utama biasanya tanaman tumbuh tidak maksimal atau tidak dapat berbuah secara maksimal. Hal ini umumnya terjadi karena UKM tidak rutin memberikan pupuk susulan pada tanaman sehingga kadar hara pada polybag atau pot tidak mampu menunjang pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan.
Kendala lainnya yang dikeluhkan ukm, yaitu serangan dari berbagai hama dan penyakit. Prinsip utama yang penting pada budidaya tanaman sayuran ialah menghindari terjadinya serangan hama dan penyakit dengan cara menjaga kebersihan lingkungan sekitar budidaya. Selain itu, perlu juga dilakukan pencabutan tanaman dan rumput liar serta memastikan sinar matahari dapat menyinari tanaman dengan maksimal.
Pencegahan lain bisa dilakukan dengan memberikan jarak antar polybag atau pot, jangan sampai tanaman berdekatan. Tanaman juga dijaga agar tidak terlalu rimbun sehingga menjadi tempat hama bersembunyi. Apabila terjadi serangan hama dan penyakit, harus diatasi sedini mungkin, jangan menunda karena serangan hama biasanya akan menyebar dalam waktu yang singkat. Jika melihat hama, segera ambil dan musnahkan dari tanaman.
Berikan pestisida nabati sesuai hama yang menyerang ketika dirasa perlu, pestisida nabati bawang puih lebih efektif untuk mengendalikan beberapa jenis hama seperti ulat, belalang, dan kutu. Pestisida daun pepaya efektif untuk mengendalikan ular dan hama penghisap. Sementara, pestisida nabati daun sirsak, efektif mengendalikan hama trip.
Saran yang disampaikan pak samsulianto buat ukm, memproduksi sayuran yang secara ekonomi tercapai tanpa merusak lingkungan dan kesehatan manusia. Ayo kita budayakan 6 tepat, tepat sasaran, tepat mutu, tepat jenis, tepat waktu penggunaan, tepat dosis/formula, dan tepat cara penggunaan.

