Pagi itu, Senin 10 juli 2017 pertama kali saya ikut pelatihan pengembangan kompetensi Sumber daya manusia (SDM) di Yayasan Darma Bhakti Astra (YDBA). Secara saya termasuk barisan karyawan baru pada kegiatan ini. Rasa malu dan minder pasti ada, karena ilmu saya pasti masih tertinggal jauh dari teman-teman saya. Sampailah pada ruangan pelatihan leadership & team building bertapa terkejutnya saya. Kok, yang memberi materi mbak-mbak yang saya kira umurnya masih 20an tahun. Dalam hati bertanya-tanya apa benar mbak yang cantik ini yang memberi materi?!
Tidak berlangsung lama ada suara merdu, “Perkenalkan nama saya Clara saya yang akan menjadi pembimbing di kelompok ini”. Wow, gadis yang dari awal saya pandang membuat semangatku berkobar ini menjadi pendamping kelompokku, ujarku senang dalam hati. Dan ahirnya seharian penuh tidak terasa karena semangat yang berkobar. Seluruh materi saya lahap dengan semangat. Hehehehe (bukan karena Clara lo ya, tapi karena lapar ilmu). Kita satu kelompok diajak untuk bermain permainan yang semua intinya kita diajarkan berkaitan kerjasama kelompok untuk mencapai hasil bersama. Ada tiga inti dari semua permainan tersebut, 1. Komunikasi, 2. Menjadi bagian dari team, 3. Saling mengisi, itu yang ditekankan oleh para narasumber.
O,, iya lupa,ada pribahasa tak kenal maka tak sayang. Maka perkenalkan ya, para narsumber pelatihan ini, yaitu dari team Aethra Learning Center. Yang pasti ada Clara, jessika dan pak William budiman (maaf yang belum disebutkan, lupa). Ok banget materinya, gak nyesel ikut pelatihan. Ops, ini bukan promosi ya. Balik kecerita tadi deh,,he.
Di hari ke dua sampai ke tiga baru kerasa ini training sesungguhnya. Kita semua didalam kelas mendengarkan materi berkaitan leadership. Semua terfokus dan serius. Singkat cerita ada sebuah keajaiban tuhan pada pelatihan ke dua ini saya rasa. Pada rencana awal dari team Aethra, pendaping pak William Budiman adalah Jessika. Dan karena pada waktu itu jessika sakit maka Clara lah yang menggantikannya, (yes!!). Ya,,kalo kata orang-orang ini sakit yang membawa berkah, hehehe,(enggak kok bercanda aja, semoga mbak Jessika lekas sembuh ya). Kembali ke leadership menurut narasumber leadership memiliki konsep 5 jari; 1. Feedback 2. Vision 3. Role model 4. Unity 5. Coach. Karena dalam kerjaan kita banyak dilapangan maka kita banyak di tekankan pada materi coach, untuk menjadi problem solving bagi para pelaku usaha kecil dan menengah.
Dan akhirnya dengan keberkahan seluruh materi kita lahab dengan semangat, dan semoga ini bisa menjadi bekal kita untuk menjadi pribadi yang step up to the next level. Sampai di pengujung training tersebut kita dibagikan buku berjudul Manusia Apa Robot? yang berbonus tanda tangan pak William Budiman. Tidak lupa juga saya pada kesempatan ini meminta Clara untuk membubuhkan tandatangan dan dia berpesan “ Mas Fikri, Terimakasih buat partisipasi yang luar biasa selama ini! Senyum terus euy”. Terimkasih AETHRA…!
