Kalimantan adalah salah satu pulau di Indonesia yang masih memiliki lahan yang luas. Banyak lahan yang dimanfaatkan untuk ekplorasi sumber daya alam seperti minyak, batu bara dan emas. Selain itu perkebunan juga mulai merambah diseluruh provinsi di Kalimantan. Tidak terkecuali di provinsi Kalimantan Timur. Tepatnya di daerah tempat LPB Pama Daya Taka di kabupaten Paser Kec. Batu Sopang. Banyak perkebunan sawit dan pabrik pengelahan Crude Palm Oil (CPO). Dan ini berimbas kepada masyarakat yang berduyun-duyun ingin juga memanfaatkan lahan yang masih luas untuk ditanami pohon sawit.
Harapan masyarakat untuk agar sawit bisa mensejahterakan kehidupan mereka, ternyata tidak semudah di angan. Ini juga yang terjadi pada kelompok Susah Senang, petani sawit mitra LPB Pama Daya Taka yang dibina sejak tahun 2015. Oleh karena itu LPB Pama Daya Taka mengadakan studi banding untuk menjajaki pola kemitraan dengan PT. Waru Kaltim Plantation (WKP), anak usaha PT. Astra Agro Lestari. Kegiatan berlangsung pada tanggal 25 Juli 2017. Yang diharidiri oleh RB. Trianggoro dari PT.Astra Agro Lestari, Edison manoarfa dari YDBA, Muhaimin dari PT.Pamapersada Nusantar Distrik Kideco dan Widi Sindoro dari PT. WKP.
Pada acara tersebut manajemen WKP menjelasakan konsep kemitraan yang dimiliki oleh PT. WKP kepada mitra petani binaan LPB. Selanjutnya tanya jawab dan mengadakan kunjungan lapangan. Petani mitra LPB di ajak keliling perkebunan sawit milik WKP dan dijelaskan mulai dari proses tanam sampai panen. Dan di ahiri dengan kunjungan ke pabrik pengolahan CPO milik WKP.
Kegiatan ini bertujuan menjelaskan konsep kemitraan yang ada di WKP dan agar petani bisa memanfaatkan konsep kemitraan tersebut. Sehingga tentunya bertujuan agar mensejahterakan petani sawit. Karena tentunya dengan adanya kemitraan agar mendapat manfaat yang besar baik materil atau non materil. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami petani untuk bisa menerapkan cara perawatan sawit, dan kami sangat senang jika bisa berkerjasama dalam hal kemitraan yang saling menguntungkan” ujar Mail, ketua kelompok tani Susah senang.
Dengan selesainya kegitan tersebut LPB ingin segera mendorong rencana tindak lanjut dari kunjungan ke PT. WKP. Sehingga pola kemitraan mana yang pas dan cocok untuk diterapkan untuk kelompok susah senang. Semoga cita-cita yang baik ini segera tercapai dan kelompok Susah senang bisa menikmati hasil dari perkebunan sawit ini. (ZRK)
