Pertanian merupakan salah satu sektor yang sangat penting di Indonesia. Selain masyarakatnya yang membutuhkan bahan pangan, Indonesia juga memiliki tanah yang berpotensi untuk bercocok tanam karena kesuburannya. Oleh karena itu LPB PDT melalui kebun percontohan yang dimiliki menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Muhammaddiyah (STIPER) Tana Grogot melakukan penanaman sekaligus penelitian bercocok tanam bawang merah.
Kegiatan dilaksanakan di Demontration Plot (Demplot) LPB PDT yang bertempat di Jalan Negara KM 136 Desa Sungai Terik Kecamatan Batu Sopang Kabupaten Paser. Melalui penanaman dan penelitian ini diharapkan dapat mempermudah petani dalam membudidayakan tanaman bawang merah yang menurut keterangan tidak dapat ditanam di daerah tersebut. Dalam penelitian ini ada beberapa item yang diuji coba seperti varietas bawang merah manjung, jarak tanam, dan dosis pupuk.
Lama penanaman adalah 55 hari dimulai tanggal 22 Agustus 2016 dan panen pada tanggal 15 Oktober 2016. Perawatan yang diberikanpun dilakukan secara berkala dan berbeda antara petak bawang merah satu dengan yang lainnya.
Pada pemanenan dihadiri oleh Koordinator LPB PDT, Cindy Kusuma Wardhani dan mahasiswa magang yang masing – masing bernama Abdul Muis, Agus Masduki, Arham Anshari dan Hermanto.
Dari penelitian ini dapat diambil dua kesimpulan yakni: 1). Bahwa tanah yang ada di demplot LPB PDT berpotensi untuk bercocok tanam bawang merah, 2). Perbandingan yang dihasilkan dari bibit awal 15 kilogram dalam penanaman menghasilkan 70 kilogram saat panen.

Gambar 1 :Proses pendataan masing – masing petak pemanenan

Gambar 2 : Cindy, koordinator LPB PDT menunjukkan hasil panen bawang merah
