Program pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia semakin banyak, diantaranya mengintegrasikan perkebunan sawit dengan peternakan sapi. Melalui program integrasi tersebut, petani sawit dapat memiliki tambahan penghasilan. Disamping itu, gulma yang banyak di area perkebunan sawit dapat berkurang karena menjadi pakan sapi, serta kotoran sapi digunakan sebagai kompos organik bagi tanaman sawit.
Berdasarkan hal tersebut, LPB Pama Daya Taka turut memfasilitasi Petani Mitra Binaannya untuk mendapatkan sapi bantuan Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Kalimantan Timur. Kelompok Tani yang difasilitasi antara lain Kelompok Tani Susah Senang, Gabungan Kelompok Tani Pandawa (Ds. Legai dan Samurangau, Kec. Batu Sopang), Kelompok Tani Kemonsi Raya, dan Gabungan Kelompok Tani Semangat Bayu (Ds. Rantau Bintungan dan Biu, Kec. Muara Samu)

Kegiatan yang dilaksanakan yaitu sosialisasi kepada calon penerima bantuan sapi integrasi sawit pada Selasa, 12 Mei 2015 yang dilaksanakan di sekretariat kelompok tani di desa masing-masing. Pada sosialisasi, tim Disnak Provinsi Kalimantan Timur didampingi Disnak Kab. Paser, melakukan verifikasi calon penerima sekaligus pembekalan kepada calon penerima mengenai penanganan penyakit sapi.
“Bantuan sapi integrasi sawit ini tujuannya hanya satu : untuk menyejahterakan masyarakat petani di Kalimantan Timur secara ekonomi. Sehingga atas kerjasama dengan LPB Pama Daya Taka yang membina petani di Kec. Batu Sopang dan Muara Samu, dapat menambah tingkat kesejahteraan petani dengan cepat.” Disampaikan oleh Adi, Kepala Seksi Sapi Disnak Kab. Paser. (AP)
