Kelompok Tani Susah Senang Desa Legai merupakan salah satu kelompok tani mitra binaan LPB Pama Daya Taka yang mayoritas anggotanya bergerak di bidang usaha kebun sawit. Sama seperti kelompok tani lainnya, nama kelompok tani Susah Senang memiliki filosofi tersendiri yaitu agar kelompok tani bersusah-susah dahulu untuk mencapai kesenangan.
Bersama LPB Pama Daya Taka (LPB PDT), kelompok tani Susah Senang yang memiliki anggota 29 orang ini, memulai kegiatan temu bulanan semenjak Desember 2013. Agenda temu kelompok tani diantaranya koordinasi Rancangan Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi, arisan anggota kelompok, koordinasi masalah yang dihadapi dalam berkebun sawit, serta diskusi mengenai program kelompok tani. LPB PDT pun mendapat waktu khusus untuk menyampaikan informasi-informasi terkait pertanian, perkebunan dan program kegiatan yang menyangkut kelompok tani dengan mayoritas adalah petani sawit.
“Kami terus mendampingi kelompok tani yang berusaha untuk maju, berkembang dan menjadi mandiri. Yang terpenting dari pengembangan ekonomi masyarakat adalah kemauan dari masyarakat yang kuat untuk berubah dan berkembang, serta siap kami dampingi” ujar Arianto Wibowo, Section Head CSR PT. Pamapersada Nusantara Site Kideco.
Pertemuan bulanan kelompok tani Susah Senang dilaksanakan setiap Jumat di minggu ke empat setiap bulannya, sehingga setiap bulan selalu berganti tanggal pertemuan mengikuti jatuhnya hari jumat di minggu ke empat. Pemilihan hari Jumat sebagai waktu untuk pertemuan kelompok dikarenakan banyak anggota kelompok yang memiliki waktu luang setelah Sholat Jumat. Tempat pertemuan biasanya dilaksanakan di rumah ketua kelompok, Ismail M. di RT. 04 Desa Legai, karena dapat memuat lebih banyak anggota kelompok.
Program kelompok tani Susah Senang yang telah dijalankan diantaranya pembuatan gudang pupuk kelompok, pengadaan pupuk bersubsidi bagi anggota kelompok, Coaching Clinic Pemberantasan Busuk Pucuk Daun Sawit, Coaching Clinic Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC), serta pengadaan sapi integrasi sawit bantuan Dinas Peternakan Kabupaten Paser dan Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur. Selain itu terdapat rencana program yaitu pembuatan kebun percontohan bibit sawit. (AP)
