Sebagai bentuk Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari pelatihan Manajemen Usaha Tani (MUTan) oleh Abah Ibin di Cipanas, Cianjur, LPB Pama Daya Taka bersama peserta pelatihan MUTan sebanyak lima orang membangun Kelompok Gotong Royong Pandawa.
Kelompok Gotong Royong Pandawa ini bukanlah kelompok tani yang tercatat di dinas terkait, melainkan paguyuban yang bertujuan untuk mengembalikan ke-guyuban, kerjasama, dan rasa saling memiliki diantara petani hortikultura mitra binaan LPB Pama Daya Taka (LPB PDT). Untuk mengembalikan ke-guyuban, kerjasama, dan rasa saling memiliki antar petani hortikultura, dilakukan kegiatan gotong royong bertani keliling setiap hari minggu. Dimulai pada Minggu, 30 November 2014, kegiatan gotong royong dilakukan rutin setiap minggunya hingga saat ini. Lokasi gotong royong yaitu di lokasi anggota Pandawa bertani, dengan urutan berdasarkan kesepakatan bersama anggota dan dilaksanakan dari pukul 07.00 hingga 12.00 WITA.
“Cara yang luar biasa untuk mengembalikan ke-guyuban antar petani hortikultura mitra binaan LPB PDT. Mungkin sekarang hanya lima orang sebagai pioneer, namun bila sudah terlihat hasil dari gotong royong ini, pasti banyak petani hortikultura mitra binaan LPB PDT maupun bukan mitra tertarik untuk bergabung.” Ucap Addico Porsiana, Koordinator LPB Pama Daya Taka.
Petani yang tergabung di Kelompok Gotong Royong Pandawa ini adalah Abdul Rochim (Desa Sungai Terik), Dakun Setiawan (Ds. Samurangau), Khoirul (Ds. Sungai Terik), Slamet Budi Santoso (Demplot LPB PDT, Ds. Sungai Terik), dan Sukirmanto (Ds. Samurangau). Kegiatan gotong royong yang dikerjakan yaitu kegiatan yang berhubungan dengan pertanian, diantaranya penggemburan tanah, membuat gulutan, pemberian pupuk dasar, pemasangan turus, penyemaian, hingga pemanenan. “Pekerjaan berat seperti membalikan tanah agar gembur atau membuat gulutan dapat terasa lebih ringan dan menyenangkan apabila dikerjakan bersama-sama dan dengan bersenda gurau” ujar Sukirmanto, salah satu anggota Pandawa.
Pada akhir gotong royong, dilakukan makan siang diikuti diskusi bersama mengenai permasalahan-permasalahan pertanian yang dihadapi anggota Pandawa. (AP)
