Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Daya Taka turut berpartisipasi dalam kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup yang diselenggarakan oleh PT Kideco Jaya Agung pada Minggu 28 Juni 2026 di Basecamp Kideco. Kegiatan yang dihadiri oleh kurang lebih 300 peserta tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Peringatan Hari Lingkungan Hidup merupakan agenda tahunan yang memiliki makna penting dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diajak untuk memahami bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Kesadaran tersebut diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi jalan sehat yang dikombinasikan dengan kegiatan pengumpulan sampah di sepanjang rute perjalanan. Seluruh peserta memulai perjalanan dari titik start sambil membawa kantong sampah yang telah disediakan panitia. Selama menuju garis akhir, para peserta secara aktif memungut berbagai jenis sampah yang ditemukan di sepanjang jalur kegiatan. Konsep ini memberikan pengalaman yang berbeda karena tidak hanya mengajak masyarakat untuk berolahraga, tetapi juga mengajak mereka berkontribusi secara langsung dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Semangat kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta dari berbagai unsur perusahaan, mitra kerja, komunitas, serta masyarakat umum saling bekerja sama membersihkan area yang dilalui. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian dibawa menuju area akhir untuk dipilah sesuai jenisnya sebagai bagian dari edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara bertanggung jawab.
Melalui kegiatan sederhana tersebut, peserta diajak memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, hingga ikut berpartisipasi dalam aksi bersih lingkungan merupakan langkah nyata yang dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian alam apabila dilakukan secara bersama-sama.
Setelah seluruh peserta menyelesaikan aksi jalan sehat dan pengumpulan sampah, kegiatan dilanjutkan di area utama yang telah dipersiapkan oleh panitia. Di lokasi tersebut tersedia berbagai stan pameran dan bazar UMKM yang memberikan kesempatan kepada pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk-produknya kepada seluruh peserta kegiatan.
Sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, LPB Pama Daya Taka turut memfasilitasi keikutsertaan UMKM binaannya dalam bazar tersebut. Kehadiran UMKM binaan LPB menjadi salah satu bentuk nyata komitmen lembaga dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat agar memiliki kesempatan yang lebih luas dalam memasarkan produk dan memperluas jangkauan konsumennya.
Berbagai produk unggulan dipasarkan oleh para pelaku UMKM binaan LPB Pama Daya Taka. Produk yang ditawarkan didominasi oleh makanan basah, aneka roti, kue tradisional, jajanan pasar, serta berbagai olahan pangan lainnya yang dibuat dengan kualitas dan cita rasa yang baik. Keberagaman produk tersebut berhasil menarik perhatian para peserta yang hadir sehingga suasana bazar berlangsung ramai sejak awal hingga kegiatan berakhir.
Antusiasme pengunjung terhadap produk UMKM binaan LPB Pama Daya Taka terlihat sangat tinggi. Banyak peserta yang datang secara langsung ke stan untuk membeli berbagai produk yang dipasarkan. Bahkan, sebagian besar produk yang disiapkan oleh para pelaku UMKM habis terjual sebelum kegiatan selesai. Tingginya minat masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa produk-produk lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing serta mendapatkan kepercayaan dari konsumen.
Keberhasilan penjualan selama kegiatan berlangsung memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM. Selain memperoleh peningkatan pendapatan, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas. Pengalaman mengikuti bazar seperti ini menjadi sarana pembelajaran yang berharga dalam meningkatkan kemampuan pemasaran, pelayanan kepada pelanggan, serta membangun kepercayaan diri untuk terus mengembangkan usahanya.
Partisipasi UMKM binaan LPB Pama Daya Taka dalam kegiatan ini juga mencerminkan bahwa pelestarian lingkungan memiliki hubungan yang erat dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pembangunan berkelanjutan tidak hanya berbicara mengenai upaya menjaga alam tetap lestari, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat memperoleh kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup melalui kegiatan ekonomi yang produktif.
Dengan menyediakan ruang bagi UMKM untuk berjualan, PT Kideco Jaya Agung menunjukkan komitmennya dalam menciptakan manfaat yang lebih luas dari penyelenggaraan sebuah kegiatan. Peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak hanya menjadi sarana kampanye mengenai pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi media untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui meningkatnya
transaksi antara pelaku UMKM dan masyarakat, kegiatan ini mampu memberikan nilai tambah yang dirasakan secara langsung oleh para pelaku usaha.
Keterlibatan UMKM dalam kegiatan lingkungan juga menjadi bentuk implementasi prinsip pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Lingkungan yang bersih akan menciptakan ruang hidup yang sehat bagi masyarakat, sementara masyarakat yang memiliki perekonomian yang baik akan lebih mampu menjaga dan memelihara lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, kedua aspek tersebut tidak dapat dipisahkan dan harus terus dikembangkan secara beriringan.
Bagi LPB Pama Daya Taka, keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung pengembangan kapasitas UMKM binaan. Tidak hanya melalui pelatihan dan pendampingan usaha, LPB juga terus membuka akses promosi dan pemasaran melalui berbagai kegiatan yang melibatkan perusahaan maupun pemangku kepentingan lainnya. Kesempatan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sehingga semakin dikenal oleh masyarakat.
Sinergi yang terjalin antara PT Kideco Jaya Agung, PT Pamapersada Nusantara, LPB Pama Daya Taka, dan para pelaku UMKM menunjukkan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang lebih besar bagi masyarakat. Ketika perusahaan memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang, sementara masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, maka manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi sosial bagi pembangunan daerah di masa mendatang.
Melalui semangat Hari Lingkungan Hidup, seluruh pihak diingatkan bahwa menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif dari setiap individu. Tindakan sederhana seperti memungut sampah, menjaga kebersihan lingkungan, mendukung produk lokal, serta memperkuat ekonomi masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Ke depan, diharapkan kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup dapat terus diselenggarakan secara konsisten dengan melibatkan lebih banyak masyarakat, komunitas, dan pelaku UMKM lokal. Melalui kolaborasi yang semakin kuat, diharapkan akan lahir lebih banyak inovasi dalam pelestarian lingkungan sekaligus semakin banyak peluang bagi UMKM untuk berkembang. Dengan demikian, tercipta keseimbangan antara kelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan.
